Mahasiswa Abadi
Akulah mahasiswa abadi
Dibenci kaum intelektual, sebab aku lebih memilih berpikiran dangkal
bahwa untuk menjadi mulia tak perlu jadi sarjana, sebab kemuliaan hidup
bukan ditentukan dari seberapa banyak gelar yang telah diraih semasa hidup
tetapi dari perbuatan baik apa yang telah diperbuat sebelum diakhiri hidup
Akulah mahasiswa abadi yang membenci membeli skripsi
hanya demi harga diri, ambisi dan prestasi sebab aku muak dengan tradisi
sarjana pengangguran karena miskin nurani
Akulah mahasiswa abadi
Benci dengan teori hingga berguru pada tanah yang menjadikan manusia,
api yang menjadikan iblis, cahaya yang menjadikan malaikat, surga dan neraka
yang menjadikan cinta; Akan Tuhan…
Medan, 08 Juli 2010
Catatan Mahasiswa Semester X
Tidak ada komentar:
Posting Komentar